(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat pagi ini (14/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,08% atau 12 poin ke level Rp 15.373 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.361. Rupiah terpantau sekitar level hampir 2,5 tahun terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar melemah ke Rp 15.365 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.373, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.373.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah tipis di sesi global sebelumnya; terkoreksi di tengah pound sterling yang menguat oleh rencana perubahan kebijakan fiskal di Inggris, dan melaju ke level 32 tahun tertingginya vs yen setelah data inflasi AS yang melebihi estimasi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 112,30, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 112,45.
Sementara itu, IHSG Jumat di awal sesi pertama menguat 24,797 poin (0,36%) ke level 6.905,422, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Hang Seng mengikuti rebound Wall Street yang mengabaikan masih tingginya rilis inflasi AS.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia bergerak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.122 – Rp15.507.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



