General Atlantic Berencana Lepas Sahamnya di MAP Boga Adiperkasa (MABP)

557
map

(Vibiznews – IDX Stocks)- General Atlantic melalui GA Robusta F&B Company Pte. Ltd. berencana menjual sebagian atau seluruh dari 19,4% kepemilikannya di MAP Boga Adiperkasa (MAPB) melalui private placement.

MAPB mengatakan bahwa private placement berpotensi memperkenalkan profil perusahaan di kalangan investor Indonesia maupun luar negeri, serta mendiversifikasi pemegang saham.

Selain itu, pemegang saham baru berpotensi memberikan kontribusi dan nilai tambah kepada MAPB secara luas, baik dari aspek efektivitas maupun efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional di masa depan.

MAPB merupakan perusahaan yang mempunyai lisensi resmi untuk mengelola beberapa perusahaan di bidang makanan dan minuman seperti Starbucks, Krispy Kreme, Genki Sushi, Paul Bakery, Subway, dan Pizza Marzano.

Sementara itu, General Atlantic adalah private equity asal AS yang tercatat mulai berinvestasi di MAPB sejak 2016, sebelum anak usaha Mitra Adiperkasa (MAPI) tersebut IPO di BEI pada 2017.

Rencana penjualan saham MAPB oleh General Atlantic sebenarnya telah dikabarkan sejak 2021 lalu.

Perusahaan private equity umumnya memiliki jangka waktu investasi antara 5-7 tahun. Mengingat investasi General Atlantic dimulai pada 2016, maka tahun ini telah memasuki tahun ke-7, sehingga cukup wajar untuk merencanakan proses divestasi.

Saham MAPB sendiri termasuk kurang likuid diperdagangkan karena saham beredar di masyarakat hanya 1,5%. Adapun rata-rata nilai transaksi dalam 20 hari perdagangan terakhir hanya sebesar Rp87,9 juta.

Harga saham MAPB pada hari ini, Selasa (24/1), ditutup menguat 19,5% menjadi Rp2.390 per lembar saham.

Berdasarkan harga tersebut, maka nilai kepemilikan General Atlantic di MAPB mencapai kisaran Rp1 triliun, lebih tinggi dibandingkan nilai investasi awal berupa convertible bonds senilai 725 miliar rupiah.

Sebelumnya, General Atlantic membeli 5,64% saham Cisarua Mountain Dairy (CMRY) senilai USD130 juta atau sekitar Rp2 triliun.

Selasti Panjaitan/Vibiznews/Head of Wealth Planning