(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu sore ini (3/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup rebound, melepas loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah melemah di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,14% atau 20 poin ke level Rp 14.685 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.705. Rupiah terpantau di bawah level 10,5 bulan terkuatnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil ke Rp 14.705 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.722, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.685.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah melemah di sesi global sebelumnya; tertekan oleh prospek ekonomi AS yang ditekan lemahnya lapangan kerja, tingginya utang Pemerintah AS, dan gejolak perbankan, sementara menantikan rilis kebijakan the Fed minggu ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 101,57, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,88.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi melemah 50,580 poin (0,74%) ke level 6.812,722, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah menjelang rilis pertemuan the Fed serta Wall Street yang semalam ditutup melemah oleh goncangnya sektor perbankan AS.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa bergerak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.012 – Rp14.627.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



