Pelemahan Wall Street Berlanjut Karena Anjloknya Saham PacWest Bancorp dan First Horizon

416
wall street

(Vibiznews – Index) – Bursa Wall Street memperpanjang penurunan harga sahamnya dengan semua indeks ditutup merah pada  perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (5/5).

Indeks Dow Jones  merosot  0,9% menjadi 33.127,74 ke level penutupan terendah dalam sebulan, Nasdaq turun  0,5% menjadi 11.966,40 dan S&P 500 turun  0,7% ke 4.061,22.

Pelemahan di Wall Street berlanjut karena anjloknya saham PacWest Bancorp hingga 50,6% yang menambah kekhawatiran gejolak perbankan di AS.

Penurunan tajam PacWest terjadi setelah perusahaan mengonfirmasi sedang meninjau opsi strategis, termasuk potensi penjualan.

Memang sejak  gejolak di SVB dan First Republic Bank  belum mengalami aliran simpanan di luar kebiasaan.

Selain itu First Horizon yang berbasis di Tennessee juga anjlok 33%  setelah umumkan membatalkan perjanjian merger senilai $13,4 miliar dengan TD Bank.

Ketidakpastian yang berlanjut tentang prospek suku bunga Fed juga membebani Wall Street setelah kenaikan suku bunga ke-10 berturut-turut  pada hari Rabu.

Dari laporan ekonomi, klaim pengangguran AS naik sedikit lebih dari yang diharapkan pada pekan yang berakhir 29 April. Meningkat 13.000 ke 242.000.

Departemen Perdagangan juga laporkan  defisit perdagangan AS menyusut menjadi $64,2 miliar pada bulan Maret dari  $70,6 miliar pada bulan Februari.

Pelemahan sektoral dipim,pin oleh saham maskapai penerbangan dengan penurunan 4,6 persen oleh NYSE Arca Airline Index.

Disusul oleh saham-saham perbankan dengan penurunan 3,8 persen oleh KBW Bank Index ke level penutupan terendah dalam lebih dari dua tahun.

Saham baja juga tertekan kuat hingga membuat  Indeks NYSE Arca Steel turun 3,4 persen ke level penutupan terendah empat bulan.