(Vibiznews – Index) – Terjadi aksi ambil untung di bursa saham Wall Street pada perdagangan yang berakhir Selasa (6/6) hingga merugikan semua indeks utamanya.
Nasdaq retreat dari level penutupan terbaiknya dalam lebih dari satu tahun, S&P 500 mundur dari level penutupan tertinggi baru dalam 9 bulan.
Dow Jones turun 0,6% menjadi 33.562,86, Nasdaq turun tipis 0,1% menjadi 13.229,43 dan S&P 500 merosot 0,2% menjadi 4.273,79.
Indeks Wall Street mundur dari rally kuat pekan lalu imbas pengesahan undang-undang yang menaikkan plafon utang AS dan data NFP AS ayng kuat.
Kemudian sentimen perdagangan dibebani oleh laporan ISM PMI sektor jasa turun menjadi 50,3 di bulan Mei dari 51,9 di bulan April.
Namun terdapat data ekonomi yang positif , data pesanan pabrik AS naik 0,4% pada April setelah naik dengan koreksi turun 0,6% pada Maret
Secara sektoral pelemahan yang cukup besar terlihat pada saham jaringan dengan Indeks Jaringan Arca NYSE jatuh sebesar 2,1%.
Saham-saham jasa minyak juga alami pelemahan yang cukup besar hingga menyeret Philadelphia Oil Service Index turun sebesar 1,9 persen.



