(Vibiznews – Forex) Dolar AS melemah pada hari Jumat setelah data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS lebih rendah dari yang diperkirakan tetapi masih cukup kuat untuk kemungkinan bagi Federal Reserve untuk melanjutkan menaikkan suku bunga akhir bulan ini seperti yang telah disinyalkan.
Non Farm Payrolls meningkat sebesar 209.000 pekerjaan bulan lalu, kata Departemen Tenaga Kerja, kurang dari 225.000 yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,6%, seperti yang diharapkan, dari 3,7% di bulan Mei.
Terpantau Indeks dolar AS turun 0,3% pada 102,82.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun dengan menurunnya data Non Farm Payrolls AS. Namun juga akan mencermati probabilitas kenaikan suku bunga AS bulan Juli, yang jika terus menguat, akan menguatkan indeks dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 102.36-102.06. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 103.35-103.58.



