Dolar AS Global 29 Mei Akhir Sesi Asia Mencatat Kenaikan Moderat

122

(Vibiznews – Forex) – Posisi dolar AS  mencatat kenaikan moderat  pada perdagangan forex sesi Asia hari Jumat (29/5/2026) setelah laporan media bahwa Amerika Serikat  dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata, meskipun Presiden AS Donald Trump belum menandatanganinya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya kini berada di atas posisi 99,00 setelah dibuka pada posisi 98,83.

Indeks dolar AS sempat berfluktuasi karena laporan diatas meredakan kekhawatiran tentang inflasi dan kenaikan suku bunga di masa mendatang.

Washington dan Teheran dilaporkan akan memperpanjang gencatan senjata mereka selama 60 hari dan memulai negosiasi tentang program nuklir Iran, sambil juga mempertimbangkan pengiriman tanpa batasan melalui Selat Hormuz.

Namun, laporan tersebut mencatat bahwa Presiden Donald Trump belum menyetujui persyaratan yang diusulkan.

Sementara itu, data yang menunjukkan indeks harga PCE AS terbaru menunjukkan angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, membantu meredakan kekhawatiran bahwa guncangan energi baru-baru ini akan secara signifikan memperburuk prospek inflasi.

Meskipun demikian, pasar terus memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga tahun depan.