Rupiah Senin Ditutup Melemah ke Rp15.311/USD; Dollar di Eropa Masih Rally, Inflasi AS Meningkat

521
Rupiah melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (14/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah cukup signifikan, dengan mengurangi sebagian loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,42% atau 64 poin ke level Rp 15.311 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.247. Rupiah terpantau di oversold area-nya, di level 5 bulan terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 15.324 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.341, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.311.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat 2 hari; diangkat data inflasi produsen (PPI) Amerika yang juga beranjak naik menyusul menanjaknya CPI yang memicu spekulasi berlanjutnya kenaikan bunga the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 102,88, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,85.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi rebound 30,193 poin (0,44%) ke level 6.910,172, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Hang Seng oleh sektor propertinya, serta Wall Street akhir pekan yang ditutup mixed.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.341 – Rp15.137.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting