(Vibiznews – Commodity) Harga Emas turun pada hari Senin di perdagangan Asia, mundur dari level tertinggi lima bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya terpicu penguatan dolar AS.
Indeks dolar AS terpantau naik 0,11% pada 106,28.
Penguatan dolar AS menekan harga emas.
Harga emas spot terpantau turun 0,37% pada $1.973,57 per ons.
Harga emas berjangka AS terpantau 0,51% pada $1.984,20 per ons.
Investor juga dengan hati-hati menunggu angka PDB dan belanja AS pada minggu ini yang dapat mempengaruhi prospek kebijakan moneter.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pekan lalu bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan kemungkinan memerlukan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, seraya menambahkan bahwa pengaturan moneter saat ini belum terlalu ketat.
Namun, pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan kebijakan 30-31 Oktober.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak lemah jika penguatan dolar AS terus berlanjut. Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $1.961-$1.945. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $1.989-$2.005.



