IHSG Jumat Pagi Menguat ke Sekitar 6.723; Rebound dari Koreksi Tajam, Mengikuti Regional

347
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (27/10) terpantau menguat 8,801 poin (0,13%) ke level 6.723,320 setelah dibuka naik ke level 6.730,759.

IHSG berupaya rebound dari koreksi tajam kemarin dan bergerak searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat untuk bangkit dari tekanan jual tajam kemarin, serta mencerati Wall Street yang berakhir semalam lanjut terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,11% atau 18 poin ke level Rp 15.912, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak flat setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; bertahan di sekitar 2 minggu tertingginya dalam estimasi berlanjutnya kenaikan bunga the Fed di tahun ini serta mencermati tren kenaikan yields US Treasury.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.894, serta terpantau dekat dengan level 3,5 tahun terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 16,240 poin (0,24%) ke level 6.730,759. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,230 poin (0,36%) ke level 892,546. Pagi ini IHSG menguat 8,801 poin (0,13%) ke level 6.723,320. Sementara LQ45 terlihat naik 0,35% atau 3,116 poin ke level 892,432.

Tercatat saat ini sebanyak 231 saham naik, 181 saham turun dan 192 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street dini hari tadi ditutup serempak melemah dipimpin koreksi saham sektor teknologi. Sedangkan, bursa regional pagi ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,49%, dan Indeks Hang Seng yang naik 1,60%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam rebound mengikuti regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini bias menguat mengikuti Wall Street yang berakhir serempak merosot.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau untuk keluar dari oversold area, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.925 dan 6.993. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.731, dan bila tembus ke level 6.711.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group