Rekomendasi Mingguan Kakao 6-10 November 2023 : Memperoleh Sentimen Positif Penurunan Pasokan dan Pelemahan Dolar AS

495
kakao, cocoa

(Vibiznews – Commodity) Harga kakao di bursa komoditi berjangka New York secara mingguan naik terpicu pelemahan dolar AS dan penurunan pasokan di Pantai Gading.

Pada hari Senin minggu lalu, harga kakao menurun tertekan aksi profit taking terjadi setelah harga kakao menguat minggu lalu sebelumnya.

Pelemahan berlanjut pada hari Selasa dan Rabu dimana harga kakao ditutup turun tertekan penguatan dolar AS. Penguatan dolar AS membuat harga kakao menjadi mahal.

Namun pada hari Kamis, harga kakao berbalik naik terdukung pelemahan dolar AS setelah The Fed memeprtahankan suku bunga tidak berubah.

Penguatan berlanjut pada akhir pekan hari Jumat, harga kako menguat ke level tertinggi baru dalam jangka waktu 45 tahun yang mendapat dukungan dari penurunan indeks dolar sebesar -1% pada hari Jumat.

Harga kakao juga mendapat dukungan dari terbatasnya pasokan. Data pemerintah Pantai Gading pada hari Senin menunjukkan petani Pantai Gading mengirimkan 225,698 MT kakao ke pelabuhan pada tanggal 1-29 Oktober, turun -23,6% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. Pantai Gading adalah produsen kakao terbesar di dunia.

Selain itu, persediaan kakao yang disimpan di pelabuhan AS yang dipantau oleh ICE terus menurun sejak bulan Juni dan mencatat level terendah dalam 1-3/4 tahun pada hari Jumat.

Secara mingguan harga kakao kontrak bulan Desember 2023 menguat 1,19% pada posisi 3.859.

Untuk minggu ini, harga gula kakao akan mencermati beberapa sentimen berikut ini:

Penurunan pasokan kakao di Pantai Gading dan pelabuhan AS.
Data pemerintah Pantai Gading pada hari Senin menunjukkan petani Pantai Gading mengirimkan 225,698 MT kakao ke pelabuhan pada tanggal 1-29 Oktober, turun -23,6% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. Pantai Gading adalah produsen kakao terbesar di dunia.
Demikian juga, persediaan kakao yang disimpan di pelabuhan AS yang dipantau oleh ICE terus menurun sejak bulan Juni dan mencatat level terendah dalam 1-3/4 tahun pada hari Jumat.

Pergerakan dolar AS yang cenderung melemah.
Setelah data tenaga kerja AS pada akhir pekan melambat, maka sentimen The Fed akan mengakhiri kenaikan suku bunga pada pertemuan selanjutnya menguat, maka akan dapat menekan dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao akan mencermati berbagai sentimen positif seperti penurunan persediaan di Pantai Gading dan pelabuhan AS, juga pelemahan dolar AS dengan sentimen The Fed akan mengakhiri kenaikan suku bunga selanjutnya setelah data tenaga kerja AS melambat pada rilis akhir pekan. Namun perlu diwaspadai upaya profit taking setelah harga kakao akhir pekan mencapai tertinggi 45 tahun. Harga kakao diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 3.939-3.972. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 3.860-3.777.