Harga Kopi Arabika Senin Naik Tertinggi 4,5 Bulan Terdukung Penurunan Pasokan

586

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York ditutup menguat pada hari Senin, mencatat rekor tertinggi baru dalam 4-1/2 bulan terpicu penurunan pasokan.

Harga kopi arabika kontrak bulan Desember 2023 berakhir naik 1,64% pada 173,70.

Harga kopi mendapat dukungan karena persediaan saat ini menyusut. Persediaan kopi arabika yang dipantau ICE pada hari Senin turun ke level terendah dalam 24 tahun sebanyak 347.555 kantong.

Ekspor kopi global menyusut karena Organisasi Kopi Internasional (ICO) pada tanggal 14 September melaporkan bahwa ekspor kopi global selama Oktober-Jul turun -5,7% y/y menjadi 103,736 juta kantong. Cecafe melaporkan pada tanggal 11 Oktober bahwa ekspor kopi arabika bulan September Brasil turun -20% y/y menjadi 2,4 juta kantong, terendah pada bulan tersebut dalam 6 tahun. Namun, ekspor kopi Robusta Brasil pada bulan September meningkat lebih dari empat kali lipat menjadi 624.999 kantong. Brasil adalah produsen kopi arabika terbesar di dunia dan produsen kopi Robusta terbesar kedua.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika akan mencermati perkembangan pasokan, jika terus menyusut akan menguatkan harga kopi arabika. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, jika melemah akan menguatkan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 174,07-174,64. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 172,94-172,23.