Harga Gula Rabu Turun Tertekan Pelemahan Mata Uang Real Brazil

503

(Vibiznews – Commodity) Harga gula di bursa komoditi berjangka New York berakhir turun pada hari Rabu akibat melemahnya mata uang Real Brazil yang memicu penjualan gula berjangka.

Harga gula kontrak bulan Maret 2024 berakhir turun 1,91% pada 27,22.

Nilai tukar Real Brazil pada hari Rabu jatuh ke level terendah dalam 1 minggu terhadap dolar, mendorong penjualan ekspor oleh produsen gula Brazil.

Pada hari Selasa, harga gula naik ke level tertinggi dalam 1 minggu karena hujan lebat di Eropa telah membanjiri ladang dan menunda produksi gula bit, sehingga mengancam pengetatan pasokan gula global lebih lanjut. Perancis baru-baru ini menerima curah hujan selama 32 hari berturut-turut, yang merupakan curah hujan terpanjang sejak tahun 1998. Hampir 50% dari bit gula Perancis masih belum dipanen karena ladang yang terendam banjir, dan jika ladang tersebut tidak segera kering untuk memungkinkan pekerjaan lapangan, sisa tanaman bit mungkin akan tertumpah. rusak karena embun beku.

Pada tanggal 7 November, gula melonjak ke level tertinggi dalam 12 tahun karena prospek pasokan gula global yang lebih ketat. Kemacetan di pelabuhan Brasil membatasi ekspor gula karena laporan dari Green Pool Commodity Specialist mengatakan ekspor gula Brasil pada bulan Oktober turun -10% dari bulan September. Beberapa kapal telah menunggu selama 40 hari untuk memuat gula di pelabuhan terbesar Brasil.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga gula masih akan dibayangi oleh pengetatan pasokan yang dapat meningkatkan harga gula. Namun perlu dicermati pergerakan mata uang Real Brazil, yang jika kembali melemah akan dapat menekan harga gula. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 27,00-26,77. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 27,61-27,99.