IHSG Senin Pagi Menguat ke Sekitar 7.113; Bangkit ke 13 Bulan Lebih Tertingginya

538
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (4/12) terpantau menguat 32,839 poin (0,46%) ke level 7.113,580 setelah dibuka naik ke level 7.093,674.

IHSG bergerak bangkit dari koreksi ke posisi 13 bulan lebih terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat di tengah investor mencermati data ekonomi kawasan, serta mengikuti Wall Street yang akhir pekan ditutup rally mencatat level tertinggi tahun ini.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,20% atau 31 poin ke level Rp 15.441, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; fluktuatif dalam signal the Fed yang agak mixed antara rentang suku bunga yang sudah ketat atau cenderung dovish, dengan pernyataan siap menaikkan bunga lagi jika diperlukan.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.472, serta terpantau melanjutkan kekuatan mendekati sekitar 2,5 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 33,768 poin (0,48%) ke level 7.093,674. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,006 poin (0,20%) ke level 946,713. Pagi ini IHSG menguat 32,839 poin (0,46%) ke level 7.113,580. Sementara LQ45 terlihat naik 2,07% atau 19,234 poin ke level 949,269.

Tercatat saat ini sebanyak 247 saham naik, 233 saham turun dan 202 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir pekan dengan menguat rally di mana Dow Jones dan S&P500 mencatat level tertinggi baru tahun ini oleh sikap dovish the Fed. Sedangkan, bursa regional pagi ini variatif, di antaranya Nikkei yang terkoreksi 0,64%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam rebound menembus level tertinggi 13 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini mixed di tengah investor mencermati data ekonomi kawasan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau walau sedikit ditahan profit taking di overbought-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.128 dan 7.157. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.002, dan bila tembus ke level 6.896.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group