IHSG Rabu Pagi Menguat ke Sekitar 7.105; di Dua Zona, Konsolidasi Terbatas

336
BEI Akan Mengaktifkan Kode Domisili Investor Mulai September 2025
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (6/12) terpantau menguat terbatas 4,045 poin (0,06%) ke level 7.104,900 setelah dibuka turun ke level 7.091,989.

IHSG bergerak di dua zona pada sekitar 13 bulan lebih terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dari tekanan jual kemarin, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed bias melemah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,12% atau 19 poin ke level Rp 15.513, dengan dollar AS di pasar uang Asia tertahan setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya; bergerak sempit sekitar 2 minggu tertingginya di antara data penambahan tenaga kerja AS yang melambat serta prospek pemangkasan bunga the Fed tahun depan.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.494, serta terpantau terkoreksi di hari keduanya.

Mengawali perdagangannya, IHSG 8,866 poin (0,12%) ke level 7.091,989. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,884 poin (0,09%) ke level 939,870. Pagi ini IHSG menguat 4,045 poin (0,06%) ke level 7.104,900. Sementara LQ45 terlihat naik 0,09% atau 0,821 poin ke level 941,575.

Tercatat saat ini sebanyak 231 saham naik, 218 saham turun dan 213 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir dengan mixed bias melemah di mana Dow Jones dan S&P500 terkoreksi namun Nasdaq dalam gain. Sedangkan, bursa regional pagi ini menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,72%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,51%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam konsolidasi di sekitar area tertinggi 13 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini menguat dari tekanan jual kemarin.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan kembali ke zona hijau walau agak ditahan profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.148 dan 7.157. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.002, dan bila tembus ke level 6.896.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group