(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (14/12) terpantau rebound tajam 64,459 poin (0,91%) ke level 7.139,800 setelah dibuka naik ke level 7.135,222.
IHSG bergerak lompat kuat mendekati level 15 bulan tertingginya lagi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dipimpin Hang Seng setelah the Fed mempertahankan bunga dan memberikan signal beberapa pemangkasan tahun 2024, serta mengikuti Wall Street yang berakhir menguat tajam dengan Dow mencetak rekor baru.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat tajam 0,99% atau 155 poin ke level Rp 15.481, dengan dollar AS di pasar uang Asia melemah setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; tergelincir setelah the Fed menahan suku bunganya dan menunjukkan siklus kenaikan sudah berakhir dan akan mulai melakukan pemangkasan suku bunga di tahun depan.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.636, serta terpantau melompat kuat, sempat di 3 bulan tertingginya, lalu beranjak ke sekitar seminggu terkuatnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 59,881 poin (0,85%) ke level 7.135,222. Sedangkan indeks LQ45 naik 12,503 poin (1,34%) ke level 945,410. Pagi ini IHSG menguat 64,459 poin (0,91%) ke level 7.139,800. Sementara LQ45 terlihat naik 1,56% atau 14,526 poin ke level 947,433.
Tercatat saat ini sebanyak 286 saham naik, 184 saham turun dan 197 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street berakhir dengan serempak rally menguat oleh prospek dimulainya penurunan suku bunga, di mana Dow Jones mencetak rekor tertinggi barunya. Sedangkan, bursa regional pagi ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang menurun 0,38%, dan Indeks Hang Seng yang melaju 1,11%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam rebound kuat searah dengan regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini menguat mengikuti Wall Street yang berakhir menguat tajam dengan Dow mencetak rekor baru.
Berikutnya IHSG kemungkinan tetap di zona hijau melanjutkan uptrend, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.199 dan 7.252. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.025, dan bila tembus ke level 7.002.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



