Harga Gula Kamis Ditutup Rebound Terdukung Penguatan Mata Uang Real Brazil

429

(Vibiznews – Commodity) Harga gula di bursa komoditi berjangka New York pada hari Kamis rebound dari posisi terendah dalam 8-1/2 bulan dan berakhir naik terpicu short-covering setelah mata uang Real Brazil menguat.

Harga gula kontrak bulan Maret 2024 ditutup naik 0,96% pada 22,18.

Mata uang Real Brazil naik ke level tertinggi 1-1/2 minggu terhadap dolar AS. Melemahnya nilai Real menghambat penjualan ekspor dari produsen gula Brazil.

Pada hari Kamis, harga gula awalnya merosot ke posisi terendah dalam 8,5 bulan karena Brazil meningkatkan produksi gula. Pada hari Selasa, Unica melaporkan produksi gula Tengah-Selatan Brazil naik +35% y/y pada paruh kedua bulan November dan produksi gula pada tahun panen 2023/24 hingga November naik +23,5% y/y menjadi 40,817 MMT. Sementara itu, Brazil mengekspor 3,7 MMT gula pada bulan November, menandai rekor baru pada bulan tersebut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga gula akan mencermati perkembangan produksi dan pasokan, jika terus meningkat, akan dapat menekan harga gula. Pergerakan dolar AS juga dicermati, jika dolar AS menguat dan menekan mata uang Real Brazil, akan dapat menekan harga gula. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 21,46-20,73. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 22,61-23,03.