Harga Kopi Arabika Kamis Berakhir Naik Tertinggi Hampir 8 Bulan Terpicu Cuaca Kering Brazil

377
kopi

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York pada hari Kamis berakhir naik ke level tertinggi dalam 7-3/4 bulan masih terpicu cuaca kering yang sedang berlangsung di Brazil yang berisiko merusak tanaman kopi dan meningkatkan harga kopi.

Harga kopi arabika kontrak bulan Maret 2024 berakhir naik 1,03% pada 190,60.

Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin bahwa wilayah Minas Gerais di Brasil hanya menerima curah hujan 36,5 mm dalam seminggu terakhir, atau 53% dari rata-rata historis. Minas Gerais menyumbang sekitar 30% tanaman arabika Brasil.

Namun kenaikan harga kopi arabika mereda dan turun dari level terbaiknya pada hari Kamis setelah Conab merevisi perkiraan produksi kopi Brazil tahun 2023 naik 700,000 kantong menjadi 55.1 juta kantong dari perkiraan bulan September sebesar 50.9 juta kantong.

Menyusutnya persediaan kopi ICE merupakan bullish bagi harga kopi karena persediaan kopi arabika yang dipantau ICE turun ke level terendah dalam 24 tahun di 224,066 kantong pada Kamis lalu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika akan mencermati kondisi cuaca di Brazil, jika masih cuaca kering akan dapat merusak tanaman dan mengangkat harga kopi arabika. Namun perlu diwaspadai adanya aksi profit taking setelah harga kopi melonjak tinggi untuk minggu ini. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 194,48-198,37. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 186,73-182,87.