IHSG Kamis Pagi Menguat ke Sekitar 7.282; Rally ke 15,5 Bulan Tertingginya

376
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (28/12) terpantau menguat 36,394 poin (0,50%) ke level 7.282,310 setelah dibuka naik ke level 7.263,263.

IHSG bergerak lanjutkan rally menuju rekor harian baru tahun ini di level 15,5 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed menguat di antara bursa Australia beredar sekitar 2 tahun tertingginya, serta mengikuti Wall Street yang ditutup melanjutkan rally dekat dengan level rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,10% atau 16 poin ke level Rp 15.397, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah merosot 2 hari di sesi global sebelumnya; sekitar 5 bulan terendahnya di tengah naiknya sentimen pasar bahwa the Fed segera memangkas suku bunganya di tahun 2024.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.413, serta terpantau di sekitar level sebulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 29,025 poin (0,40%) ke level 7.274,941. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,764 poin (0,60%) ke level 974,491. Pagi ini IHSG menguat 36,394 poin (0,50%) ke level 7.282,310. Sementara LQ45 terlihat naik 0,81% atau 7,852 poin ke level 976,579.

Tercatat saat ini sebanyak 240 saham naik, 167 saham turun dan 253 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir semalam dengan ketiga indeksnya dalam rally di mana S&P 500 dan Dow Jones mendekati level rekor tertingginya. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang terkoreksi 0,53%, dan Indeks Hang Seng yang naik 1,18%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam rally ke rekor harian barunya di sekitar posisi 15,5 bulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini menguat mengikuti melajunya Wall Street.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap naik lalu ditahan profit taking di overbought-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.292 dan 7.306. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.173, dan bila tembus ke level 7.025.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group