(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (3/1), terpantau melemah 26,428 poin (0,36%) ke level 7.297,160 setelah dibuka turun ke level 7.299,575.
IHSG bergerak terkoreksi dari rekor penutupan tertinggi kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah mengikuti Wall Street yang di hari pertama pasarnya tahun ini mengalami koreksi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,45% atau 70 poin ke level Rp 15.516, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melaju 3 hari di sesi global sebelumnya; sedikit koreksi setelah bangkit kuat semalam oleh naiknya yields US Treasury di tengah investor beralih mencermati rilis data minutes the Fed dan NFP pada minggu ini.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.446, serta terpantau terkoreksi di hari kedua ke level 2 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 24,013 poin (0,33%) ke level 7.299,575. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,170 poin (0,43%) ke level 975,263. Pagi ini IHSG melemah 26,428 poin (0,36%) ke level 7.297,160. Sementara LQ45 terlihat turun 0,44% atau 4,356 poin ke level 975,077.
Tercatat saat ini sebanyak 207 saham naik, 223 saham turun dan 219 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street berakhir semalam di hari pertama pasar tahun ini dalam koreksi dari level rekornya akhir 2023. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed bias melemah, di antaranya Straits Times yang menguat 0,02%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 1,13%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam koreksi dari rekor penurupan tertingginya all time high kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini bias melemah mengikuti Wall Street.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih digerus profit taking di overbought area-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.324 dan 7.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.218, dan bila tembus ke level 7.173.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



