IHSG Jumat Siang Menguat ke Level 7.261; Rentang Terbatas di Dua Zona

322
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (19/1), terpantau menguat 8,486 poin (0,12%) ke level 7.261,453 setelah dibuka naik ke level 7.269,641.

IHSG bergerak di dua zona di area konsolidasi setelah kemarin rally, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya rebound dipimpin Nikkei di antara rilis inflasi rendah Jepang, serta mengikuti Wall Street yang semalam ditutup bangkit menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,03% atau 4 poin ke level Rp 15.626, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun tipis setelah naik terbatas di sesi global sebelumnya; dalam rentang sempit di sekitar sebulan tertingginya oleh berkurangnya prospek penurunan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.622, serta terpantau di sekitar level 5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 16,674 poin (0,23%) ke level 7.269,641. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,833 poin (0,39%) ke level 976,794. Siang ini IHSG menguat 8,486 poin (0,12%) ke level 7.261,453. Sementara LQ45 terlihat naik 0,24% atau 2,376 poin ke level 975,337.

Tercatat saat ini sebanyak 233 saham naik, 281 saham turun dan 223 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,92%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,20%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Hotel Sahid Jaya (SHID) 18,14%, Merdeka Battery (MBMA) 7,58%, Chandra Asri (TPIA) 6,57%, dan Bank Jago (ARTO) 3,55%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rentang terbatas di dua zona setelah kemarin menguat, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat mengikuti Wall Street yang berakhir rebound.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidatif dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.390 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.156, dan bila tembus ke level 7.093.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group