Harga Kakao Senin Berakhir Turun Terpicu Penguatan Dolar AS

417

(Vibiznews – Commodity) Harga kakao di bursa komoditi berjangka New York pada hari Senin ditutup membukukan penurunan terpicu penguatan dolar AS yang membawa harga kakao terkonsolidasi tepat di bawah harga tertinggi pada hari Jumat lalu.

Harga kakao kontrak bulan Maret 2024 ditutup turun 0,39% pada 4.565.

Indeks dolar AS pada hari Senin ditutup naik 0,12% pada 103,35. Penguatan dolar AS membuat harga kakao yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal dan mengurangi permintaan kakao.

Pasokan kakao global yang terbatas mendukung reli pada kakao, dengan kakao NY mencatat rekor tertinggi dalam 46 tahun pada hari Jumat lalu. Pemerintah Pantai Gading melaporkan pada hari Senin bahwa petani Pantai Gading mengirimkan 951,710 MT kakao ke pelabuhan mulai 1 Oktober hingga 21 Januari, turun -37% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. Pantai Gading adalah produsen kakao terbesar di dunia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao akan mencermati perkembangan pasokan, yang jika masih menurun, akan dapat menguatkan harga kakao. Namun perlu dicermati pergerakan dolar AS yang jika terus menguat akan dapat menekan harga kakao. Juga perlu diwaspadai upaya profit taking dengan melonjaknya harga kakao mencapai tertinggi 46 tahun. Harga kakao diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.527-4.489. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.605-4.645.