(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York pada hari Senin turun ke posisi terendah dalam 1 minggu tertekan pelemahan mata uang Real Brazil.
Harga kopi arabika berjangka kontrak bulan Maret 2024 berakhir merosot 1,28% pada 189,50.
Pelemahan mata uang Real Brazil (USDBRL) pada hari Senin ke level terendah dalam 3 bulan membebani harga kopi.
Harga kopi juga turun pada hari Senin setelah Safras & Mercado menaikkan perkiraan panen kopi Brazil pada tahun 2022/23 menjadi 61,1 juta kantong dari perkiraan sebelumnya sebesar 58,9 juta kantong.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika akan mencermati perkembangan produksi dan pasokan kopi arabika di Brazil, jika meningkat, akan menekan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 187,90-186,30. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 191,70-193,90.



