(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis sore ini (29/2), ditutup melemah 12,525 poin (0,17%) ke level 7.316,111 setelah dibuka turun ke level 7.321,272.
IHSG bergerak fluktuatif di dua zona dan berakhir melemah, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di antara investor menantikan data ekonomi China dan AS, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir searah dalam koreksi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,18% atau 28 poin ke level Rp 15.720, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun terbatas setelah menguat perlahan 2 hari; rentang terbatas menjelang rilis inflasi AS –PCE—dan Eropa malam ini untuk arah estimasi waktu penurunan suku bunga the Fed.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.692, serta terpantau di sekitar level 3 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 7,364 poin (0,10%) ke level 7.321,272. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,750 poin (0,18%) ke level 995,498. Siang ini IHSG menguat terbatas 2,404 poin (0,03%) ke level 7.331,041. Sementara LQ45 terlihat turun 0,31% atau 3,094 poin ke level 994,154.
IHSG kemudian fluktuatif di zona merah dan ditutup melemah 12,525 poin (0,17%) ke level 7.316,111, sedangkan LQ45 turun 0,26% atau 2,560 poin ke level 991,596. Tercatat saat ini sebanyak 239 saham naik, 292 saham turun dan 232 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini mixed di antaranya Nikkei yang melemah 0,11%, dan Hang Seng yang turun 0,15%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini agak sideways dan terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed di tengah menantikan rilis data ekonomi China dan AS.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidatif dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.370 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.181, dan bila tembus ke level 7.103.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



