(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika berjangka di bursa komoditi berjangka New York pada hari Jumat ditutup melemah tajam dengan adanya prospek hujan besar di Brazil.
Harga kopi arabika berjangka kontrak bulan Mei 2024 ditutup merosot 3,64% pada 185,20.
Prakiraan cuaca dari Maxar Technologies mengatakan pada hari Jumat bahwa hujan sedang diperkirakan akan terjadi di wilayah penghasil kopi Brasil selama lima hari ke depan.
Penurunan harga kopi semakintajam setelah mata uiang Real Brasil jatuh ke level terendah dalam 1 minggu terhadap dolar, yang mendorong penjualan ekspor dari produsen kopi Brasil.
Pada hari Kamis, arabika menguat ke level tertinggi dalam 2-1/4 bulan karena curah hujan di bawah rata-rata di Brasil. Somar Meteorologia melaporkan pada hari Senin bahwa wilayah Minas Gerais di Brazil hanya menerima curah hujan 29,4 mm dalam seminggu terakhir, atau 50% dari rata-rata historis. Minas Gerais menyumbang sekitar 30% tanaman arabika Brasil.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika akan dibayangi sentimen bearish peningkatan curah hujan di Brazil. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 182,73-180,27. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 189,23-193,27.



