(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (1/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah, mengurangi loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun tipis setelah menguat di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,11% atau 17 poin ke level Rp 15.897 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.880. Rupiah terpantau melemah di hari keempat dan tertekan ke sekitar 5 bulan terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.855 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.927, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 15.897.
Melemahnya rupiah terjadi di tengah rilis inflasi IHK yang melebihi estimasi, sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun tipis setelah menguat; bertahan sempit setelah rilis inflasi PCE Amerika yang sesuai estimasi di antara sebagian besar pasar global dalam libur Paskah.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun tipis ke 104,51, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 104,54.
Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi melemah tajam 127,313 poin (1,75%) ke level 7.161,500, di tengah berlanjutnya sidang sengketa pemilu di MK, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed oleh data aktivitas manufaktur China yang melebihi estimasi, serta mencermati Wall Street yang Kamis lalu berakhir menguat terbatas menjelang libur Paskah.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.927 – Rp15.775.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting