(Vibiznews – Commodity) Harga jagung berjangka di Chicago Board Of Trade (CBOT) bergerak naik pada hari Senin, terpicu pemangkasan perkiraan panen Argentina.
Harga jagung berjangka kontrak bulan Juli 2024 bergerak naik 1,98% pada $4.6938 per bushel.
Penyakit kerdil jagung yang disebarkan oleh serangga pemotong daun dan cuaca buruk mendorong bursa biji-bijian Buenos Aires memangkas perkiraan panen jagung Argentina pada tahun 2023/24 sebesar 3 juta metrik ton menjadi 46,5 juta ton.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga jagung dapat bergerak naik dengan pemangkasan perkiraan panen jagung di Argentina. Harga jagung diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.75-$4.80. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.59-$4.49.



