Spot Emas di Eropa Mundur dari Rekor Baru, Berita Tewasnya Presiden Iran Sempat Perkuat Harga

538

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan harga emas pada perdagangan sesi Eropa hari Senin 20 Mei 2024 alami koreksi dari rekor tertinggi sepanjang masa oleh naiknya kembali yield obligasi AS.

Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun berada di 4,42% setelah mencapai level terendah satu bulan di 4,33% pada minggu lalu, mengangkat posisi dolar AS tinggakan terendah 5 pekan.

Harga emas spot pada perdagangan sesi Eropa terpantau naik 0,64% ke $2429,14 setelah tembus $2450, demikian untuk harga emas comex kontrak bulan Juni 2024 bergerak positif dengan naik 0,75% ke $2435,00.

Lonjakan harga emas cukup signifikan pada sesi Asia didorong oleh meningkatnya optimisme bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga dan meningkatkan permintaan aset-aset safe-haven.

Safe haven meningkat di tengah potensi peningkatan ketegangan geopolitik merespon berita Presiden Iran Ebrahim Raisi tewas dalam kecelakaan helikopter dan juga Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menunda perjalanan ke Jepang karena kesehatan Raja Salman.

Selain itu, pembelian bank sentral yang kuat, khususnya oleh Tiongkok, yang berupaya mengurangi ketergantungannya pada dolar AS, semakin mendukung tren kenaikan harga emas.

Pekan lalu, data yang menunjukkan tanda-tanda melambatnya inflasi konsumen AS dan terhentinya penjualan ritel, memberi The Fed lebih banyak kelonggaran untuk memulai pelonggaran moneter.

Untuk pergerakan selanjutnya, harga emas diperkirakan masih kuat secara teknikal, kini harga tertekan ke posisi terendah 2416,40 dan jika tembus dapat meluncur menuju posisi support kuatnya di $2384,65.

Namun jika berbalik arah, akan mendaki kembali ke kisaran $2450 dan jika tembus dapat naik ke resisten lemah di $2452,30.