IHSG Selasa Ditutup Melemah ke Level 7.125; Terkoreksi Profit Taking setelah Rally

309
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (2/7), terpantau melemah 14,484 poin (0,20%) ke level 7.125,142 setelah dibuka naik ke level 7.164,464.

IHSG bergerak terkoreksi profit taking dari sebulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya variatif di tengah merosotnya yen, sambil mencermati Wall Street yang berakhir semalam serentak menguat dan Nasdaq mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini balik melemah 0,33% atau 54 poin ke level Rp 16.384, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah terkoreksi 3 hari di sesi global sebelumnya; bangkit di antara merosotnya pound sterling serta kenaikan yields dari US Treasury.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.330, serta terpantau terkoreksi kembali ke rentang konsolidasi meninggalkan area 2 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 24,838 poin (0,35%) ke level 7.164,464. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,04% atau 0,316 poin ke level 896,656. Siang ini IHSG menguat 10,734 poin (0,15%) ke level 7.150,360. Sementara LQ45 terlihat turun 0,04% atau 0,316 poin ke level 896,340.

IHSG kemudian tergerus ke zona merah dan ditutup melemah 14,484 poin (0,20%) ke level 7.125,142, sedangkan LQ45 turun 0,44% atau 3,937 poin ke level 892,719. Tercatat saat ini sebanyak 261 saham naik, 270 saham turun dan 251 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed bias menguat di antaranya Nikkei yang menanjak 1,12%, dan Hang Seng yang naik 0,29%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Dharma Polimetal (DRMA) 9,44%, Byan Resources (BYAN) 7,67%, DARO Minerals (ADMR) 4,10%, dan Jasa Marga (JSMR) 4,04%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking dari sebulan tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah merosotnya yen.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan memasuki konsolidasi sementara di tengah profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.149 dan 7.282. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.823, dan bila tembus ke level 6.698.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group