(Vibiznews – Commodity) Harga emas akhir pekan ditutup turun, namun bertahan di atas level $2,400 per ons dan menuju kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, dengan meningkatnya keyakinan investor bahwa Federal Reserve AS akan segera menurunkan suku bunga The Fed bulan September.
Demikian juga Senin pagi ini di sesi Asia, harga emas terpantau turun, seiring penguatan dolar AS.
Harga emas spot bergerak turun 0,05% pada $2.410,41 per ons.
Harga emas berjangka AS bergerak turun 0,26% pada $2.414,5 per ons.
Penurunan harga emas juga menjadikan harga emas antam turun.
Harga beli emas antam per 15 Juli 2024 turun tipis Rp1.000 menjadi Rp1.399.000/gram.
Sedangkan harga buyback emas antam per 15 Juli 2024 turun tipis Rp2.000 menjadi Rp1.264.000/gram.
Terpantau indeks dolar AS bergerak naik 0,12% pada $104,21.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun seiring penguatan dolar AS. Jika malam nanti komentar dari ektua The Fed Jerome Powell memberikan sinyal hawkish, akan menguatkan dolar AS dan menekan harga emas. Namun sebaliknya jika memberikan sinyal dovish, akan menekan dolar AS dan menguatkan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $2.409-$2.404. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $2.420-$2.425.



