(Vibiznews – Index) – Kerugian bursa saham Jepang pekan lalu berlanjut hingga akhiri perdagangan hari Senin (9/9/2024) dengan indeks utama semakin melemah.
Indeks harian Nikkei dan Topix anjlok ke posisi terendah dalam 3 pekan lebih dengan tekanan jual paling besar dari saham teknologi.
Kerugian Nikkei masuki hari kelima berturut mengikuti aksi jual tajam di Wall Street pada akhir pekan lalu karena lemahnya data pekerjaan AS.
Sementara itu, data akhir menunjukkan bahwa ekonomi Jepang tumbuh 2,9% secara tahunan pada Q2-2024, lebih rendah dari ekspektasi 3,2%.
Indeks harian Nikkei ditutup turun 0,48% pada level 36.216, demikian indeks Topix turun 0,68% menjadi 2.580.
Untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2024 turun 0,36% pada posisi 36020.
Saham-saham teknologi yang bebani Nikkei seperti Tokyo Electron (-2,3%), Disco Corp (-3,1%) dan Renesas Electronics (-3,1%).
Saham perusahaan-perusahaan besar lainnya yang juga menekan Nikkei termasuk Mitsubishi Heavy Industries (-2,3%), Mitsubishi UFJ (-2,3%) dan Toyota Motor (-3,2%).



