Harga Minyak Naik Lagi Karena Masih Ada Gangguan Produksi di Teluk Meksiko

398
harga minyak

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia di pasar komoditas internasional yang berakhir Selasa dinihari (17/9) melanjutkan kenaikan sesi sebelumnya.

Kenaikan lanjutan harga minyak acuan dunia jenis WTI dan juga Brent ini didorong oleh masih ada gangguan infrastruktur di Teluk Meksiko, hampir 20% produksi minyak masih offline akibat  badai Francine.

Sentimen juga datang dari sisi permintaan, dimana pasar perkirakan  penurunan suku bunga Federal Reserve sebesar 50bps yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan permintaan minyak.

Namun, kekhawatiran terus berlanjut atas melambatnya permintaan setelah data Tiongkok menunjukkan perlambatan industri terpanjang sejak 2021.

Sementara itu, ekspor minyak Libya turun secara signifikan di tengah terhentinya pembicaraan yang dipimpin PBB mengenai kendali bank sentral.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk bulan September 2024 naik 2,62% ke $70,44 per barel.

Untuk harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent naik 1,82% menjadi $72,91 per barel.

Untuk pergerakan harga minyak berikutnya, minyak WTI diperkirakan akan bergerak dalam kisaran resisten di $72.35 – $77.80 dan kisaran support di $66.80 – $64.10.