(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai turun pada penutupan pasar hari Rabu. Pedagang tidak mau mengambil resiiko ketika terjadi penundaan pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Cina . Hujan turun di Argentina mengurangi kerusakan tanaman kedelai akibat kekeringan.
Harga kedelai Maret di CBOT turun 18 sen (1.67%) menjadi $10.57 per bushel.
Perkiraan laporan Penjualan Ekspor Mingguan
-untuk kedelai sampai 30 Januari dengan range 0.3 – 1.1 MMT untuk tahun marketing 2024/25. Untuk tahun marketing 2025/26 dengan range 0 –50,000 MT
– untuk soymeal perkiraan range 200,000 – 550,000 MT
– untuk minyak kedelai dikurangi pembatalan antara 15.000 MT – 30,000 MT.
Pengiriman ekspor kedelai Desember sebesar 7.962 MMT (292.57 mbu) tertinggi 4 tahun dan merupakan rekor tertinggi ke 4 kalinya di bulan Desember. Namun turun 19.38% dari Nopember tapi naik 68.04% dari tahun lalu.
Ekspor Soymeal Desember mencapai rekor 1.548 MMT dan Jumlah ekspor Desember untuk minyak kedelai tertinggi 9 tahun sebesar 126,907 MT.
ANEC memperkirakan ekspor kedelai Brazil selama Februari sebesar 9.77 MMT naik dari 9.6 MMT dari tahun lalu.
Analisa tehnikal untuk kedelai :
Support pertama di $10.49 dan berikut ke $10.09
Resistant pertama di $10.79 berikut ke $10.95
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting