(Vibiznews –Commodity) – Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Kamis, sementara menantikan laporan penjualan ekspor mingguan hari Jumat
Perkiraan Laporan Penjualan Ekspor Mingguan
- Perkiraan penjualan ekspor untuk kedelai dengan range antara 100,000 – 500,000 MT dari persediaan lama seminggu sampai 13 Februari. Penjualan ekspor kedelai untuk persediaan baru range diatas 100,000 MT.
- Perkiraan penjualan soymeal dengan range 200,000 – 600,000 MT .
- Perkiraan penjualan minyak kedelai dengan pengurangan 5,000 MT dan net sales 25,000 MT.
The International Grains Council mengurangi perkiraan produksi turun 2 MMT menjadi 418 MMT. Persediaan akhir turun 2 MMT menjadi 82 MMT.
Perkiraan pertumbuhan tanaman, dalam keadaan baik 17% turun 2% dari minggu sebelumnya. Tanaman yang keadaannya buruk 34%.
AgroConsult di Brazil menurunkan hasil kedelai 1.1 MMT menjadi 172.4 MMT
Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan pada hari Selasa
Total pengiriman kedelai selama minggu ini sebesar 720,332 MT (26.47 mbu) untuk pengiriman 13 Februari 2025. Turun 44.2% dari tahun lalu dan pengiriman terendah mingguan sejak 2005.
Tujuan pengiriman terbesar ke Cina 208,564 MT kemudian Mesir sebesar 119,099 MT dan Mexico sebesar 95.601 MT.
Total pengiriman ekspor pada tahun marketing ini 36.01 MMT (1.323 bbu) naik 12.3% dari tahun lalu pada minggu lalu.
Laporan NOPA pada hari Selasa 200.38 mbu kedelai digiling di bulan Januari. Dibawah perkiraan 204.54 MMT. Turun 3.01% dari bulan Desember namun masih naik 7.86% dari tahun lalu pada bulan yang sama.
Analisa tehnikal untuk kedelai :
Support pertama di $10.21 dan berikut ke $9.88
Resistant pertama di $10.54 berikut ke $10.87
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting