(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup naik pada hari Kamis, dengan emas berjangka AS kontrak April mencatat kontrak tertinggi dan emas berjangka terdekat mencatat rekor tertinggi sepanjang masa di $2.955,80 per ons, terdukung pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS.
Harga emas spot ditutup naik 0,21% pada $2.939,49 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak April ditutup naik 0,68% pada $2.956,1.
Harga emas juga didukung ketegangan geopolitik dan kekhawatiran atas perdagangan Presiden Trump dan agenda geopolitik meningkatkan permintaan safe haven untuk logam mulia.
Selain itu, komentar dovish pada hari Kamis dari anggota Dewan Pengurus ECB Simkus dan Stournaras meningkatkan permintaan logam mulia sebagai penyimpan nilai ketika mereka mengatakan mereka memperkirakan ECB akan terus memangkas suku bunga.
Malam nanti akan dirilis data Existing Home Sales Januari AS yang diindikasikan turun. Juga akan ada data Michigan Consumer Sentiment Final Februari yang diindikasikan turun.
Juga akan ada pernyataan pejabat Fed Daly dan Jefferson.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan bergerak naik jika pelemahan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS terus berlanjut. Juga jika malam nanti data Existing Home Sales dan Michigan Consumer Sentiment terealisir turun, akan dapat menekan dolar AS dan menguatkan harga emas. Namun jika pernyataan pejabat Fed mendukung perlambatan pemangkasan suku bunga, akan dapat menekan harga emas. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $2.973-$2.990. Namun jika turun, akan begerak dalam kisaran Support $2.939-$2.922.