(Vibiznews-Forex) – Pair AUDUSD mundur dari kisaran tertinggi 4 pekan lebih pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (19/3/2025) oleh kuatnya sentimen safe haven di sesi Asia.
Secara teknikal pair AUDUSD bergerak bearish hingga menembus posisi pivot mendekati posisi support hariannya di tengah posisi dolar AS yang rebound secara indeks dan rivalnya.
Dolar Australia atau aussie turun untuk sesi kedua berturut karena investor terus menilai prospek kebijakan moneter Reserve Bank of Australia.
Pada hari Selasa, Asisten Gubernur RBA Sarah Hunter menyatakan bahwa pemotongan suku bunga bulan Februari dimaksudkan untuk melonggarkan kebijakan restriktif tetapi menekankan bahwa dewan tetap lebih berhati-hati daripada pasar tentang pemotongan suku bunga lebih lanjut.
Dari laporan ekonomi, Indeks Ekonomi Terkemuka Westpac Australia meningkat sebesar 0,1% bulan ke bulan pada bulan Februari 2025, mempertahankan laju yang sama seperti bulan sebelumnya.
Kini pair berada di 0.6342 yang meluncur menuju posisi support kuat di 0.6338 dan jika berlanjut terus akan ke support lemahnya di 0.6370.
Namun jika terjadi tekanan koreksi, akan naik kembali ke posisi pivot di 0.6364 dan jika tembus lanjut ke resisten kuatnya di 0.6387.