Harga CPO Acuan Tertekan ke Terendah 2 Pekan, Pelemahan Dibatasi Kenaikan Bea Ekspor Indonesia

280
harga cpo sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia di bursa berjangka Malaysia anjlok ke terendah dalam 2 pekan lebih pada perdagangan hari Senin (24/3/2025).

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan April 2025 bergerak negatif dengan anjlok 1,35% menjadi sekitar MYR4.589 per ton.

Harga melemah untuk sesi kedua berturut-turut di tengah tanda-tanda penurunan ekspor. Data dari surveyor kargo menunjukkan pengiriman Malaysia selama dua puluh hari pertama bulan Maret turun antara 5,0%-14,2% dari bulan yang sama di bulan Februari.

Investor juga tetap berhati-hati menjelang batas waktu 2 April untuk tarif baru AS dari Presiden Trump.

Sementara itu, impor minyak sawit dari konsumen utama India dapat turun ke level terendah lima tahun sebesar 7,5 juta ton pada tahun pemasaran 2024/25 yang berakhir pada Oktober 2025, karena minyak sawit kehilangan pangsa pasar terhadap minyak lunak.

Namun kerugian dibatasi oleh berita Indonesia berencana untuk menaikkan bea ekspor minyak sawitnya dari 3-7,5% menjadi 4,5-10%, yang membuat ekspornya lebih mahal dan berpotensi mengalihkan permintaan ke Malaysia.

Langkah tersebut juga mendukung mandat biodiesel Indonesia, meningkatkan penggunaan dalam negeri dan memperketat pasokan global. Bea masuk baru tersebut akan mulai berlaku tiga hari setelah diterbitkan, dan hingga kini masih dalam tahap peninjauan.