(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Jumat. Walaupun harga mingguan masih naik.
Harga jagung Mei di CBOT turun 4.75 sen menjadi $4.6425 per bushel. Harga jagung mingguan naik 5.75 sen pada minggu ini.
Laporan Penjualan Ekspor Mingguan hari Kamis
- Penjualan jagung sebesar 1.497 MMT yang dipesan masih termasuk range perkiraan antara 0.8 – 1.7 MMT untuk penjualan jagung seminggu sampai 13 Maret. Jumlah tertinggi 4 minggu dan naik 26.2% diatas tahun lalu pada minggu yang sama.
- Pembeli utama Jepang sebesar 487,700 MT kemudian ke Korea Selatan 397,200 MT dan Mexico sebesar 303,700 MT. Pembatalan dari pemesanan dari negara yang tidak dikenal 383,600 MT dan juga di pindahkan ke Jepang 198,000 MT dan Korea Selatan (194,000 MT) .
- Penjualan tahun 2025/26 sebesar 61,375 MT masih dalam perkiraan 0 – 100,00 MT.
Ekspor yang belum dikirim untuk 2024/25 sebesar 52.031 MMT naik 25% dari tahun lalu pada periode yang sama. Sudah mencapai 84% dari perkiraan ekspor USDA dan naik 1% diatas rata-rata 5 tahun.
Analisa tehnikal untuk jagung:
Support pertama di $4.55 dan berikut ke $4.34
Resistant pertama di $4.65 berikut ke $5.05
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting