IHSG Selasa Ditutup Rebound 1,2% ke Level 6.236; Bursa Asia Berakhir Mixed, Isyu Tariff

182
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (25/3), terpantau rebound cukup signifikan 74,401 poin (1,21%) ke level 6.235,619 setelah dibuka naik ke level 6.230,603.

IHSG bergerak bangkit dari oversold area-nya di sekitar 3,5 tahun terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dengan Hang Seng merosot oleh isyu tariff, sambil mencermati Wall Street yang semalam berakhir rally serempak dipimpin saham sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) Selasa ini melemah 0,24% atau 40 poin ke level Rp 16.590, dengan dollar AS di pasar uang Eropa mendatar setelah rally bertahap 4 hari di sesi global sebelumnya; tertahan sekitar 2,5 minggu terkuatnya oleh data membaiknya aktivitas bisnis di AS serta berita bahwa Trump akan lebih fleksibel dalam kebijakan tariff-nya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.550, serta terpantau tertekan ke 5 tahun terendahnya, sejak Maret 2020.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 69,385 poin (1,13%) ke level 6.230,603. Sedangkan indeks LQ45 naik 8,620 poin (1,27%) ke level 689,640. Siang ini IHSG menguat 65,015 poin (1,06%) ke level 6.226,233. Sementara LQ45 terlihat naik 1,46% atau 9,960 poin ke level 690,980.

IHSG kemudian merangkak naik dan menguat signifikan 74,401 poin (1,21%) ke level 6.235,619, sedangkan LQ45 naik 15,990 poin (2,35%) ke level 697,010. Tercatat saat ini sebanyak 329 saham naik, 265 saham turun dan 202 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional Selasa ini mixed di antaranya Nikkei yang naik 0,46%, dan Hang Seng yang merosot 2,36%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak bangkit dari oversold area-nya, sementara bursa kawasan Asia Selasa ini umumnya mixed dengan Hang Seng merosot oleh isyu tariff.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.707 dan 6.773. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.015, dan bila tembus ke level 5.938.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group