Harga Minyak Dunia Anjlok 6% Lebih Akibat Pengumuman OPEC+, Penurunan Terbesar Sejak Juli 2022

762

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia WTI di pasar komoditas AS yang berakhir Jumat dinihari (4/4/2025) alami penurunan harian terbesar dalam 2 tahun lebih  oleh pengumuman OPEC+ yang terduga.

Harga minyak WTI  anjlok 6% lebih ke posisi terendah 2 pekan lebih setelah OPEC+  akan meningkatkan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari pada bulan Mei, jauh lebih banyak dari yang direncanakan sebesar 135.000 barel per hari.

OPEC beralasan  fundamental pasar yang kuat tetapi  kenaikan di masa mendatang dapat dihentikan sementara jika diperlukan.

Harga minyak mentah telah turun lebih dari 4% setelah Presiden AS Trump mengumumkan tarif baru, yang memicu kekhawatiran akan perang dagang global yang dapat  mengurangi permintaan bahan bakar.

Selain itu, persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik sebesar 6,2 juta barel minggu lalu, bertentangan dengan perkiraan penarikan 2 juta barel.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan Mei anjlok 6,6% pada  menjadi $66,95 per barel, penurunan terbesar sejak Juli 2022.

Demikian untuk harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent anjlok 6,4% menjadi  $70,14 per barel.

Secara teknikal, untuk pergerakan harga minyak berikutnya diperkirakan melemah, minyak WTI akan bergerak bertemu kisaran  support di $64.58 – $61.80 dan kisaran resisten di $68.80 – $74.10.