Rekomendasi Forex Dolar AS 4 April 2025 : Menghadapi Sentimen Bearish Tarif Baru AS dan Non Farm Payrolls AS

748

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar pada hari Kamis berakhir turun tajam dan mencatatkan level terendah dalam 6 bulan terpicu tarif timbal balik baru yang diberlakukan Presiden Trump dikhawatirkan akan memulai perang dagang yang akan menekan ekonomi dan memaksa Fed untuk memangkas suku bunga.

Indeks dolar AS ditutup turun1,11% pada 102,01.

Yang menekan dolar AS juga adalah penurunan imbal hasil Treasury 10 tahun pada hari Kamis ke level terendah dalam 5-1/2 bulan sebesar 3,997% melemahkan perbedaan suku bunga dolar.

Kerugian bagi dolar AS bertambah setelah indeks jasa ISM Maret AS turun lebih dari yang diharapkan ke level terendah dalam 9 bulan.

Indeks jasa ISM Maret AS turun -2,7 ke level terendah dalam 9 bulan di angka 50,8, lebih rendah dari ekspektasi di angka 52,9.

Namun pelemahan dolar AS dikurangi setelah Wakil Ketua Fed Jefferson dan Gubernur Fed Cook mengatakan bahwa Fed tidak boleh terburu-buru untuk menyesuaikan kebijakan moneter dan harus mempertahankan suku bunga tetap untuk saat ini.

Wakil Ketua Fed Jefferson mengatakan, “Tidak perlu terburu-buru untuk melakukan penyesuaian suku bunga kebijakan lebih lanjut,” karena pejabat Fed menunggu informasi lebih lanjut tentang bagaimana kebijakan perdagangan AS akan memengaruhi perekonomian.

Gubernur Fed Cook mengatakan Fed harus mempertahankan suku bunga tetap untuk saat ini karena ia melihat pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat tahun ini dan kemajuan yang terhenti dalam menurunkan inflasi di tengah tarif dan perubahan kebijakan lainnya.

Juga dukungan bagi dolar AS datang dari klaim pengangguran awal mingguan AS secara tak terduga turun -6.000 ke level terendah 7 minggu di angka 219.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat daripada ekspektasi kenaikan menjadi 225.000. Namun, klaim berkelanjutan naik +56.000 ke level tertinggi 3-1/3 tahun di angka 1,903 juta, di atas ekspektasi 1,870 juta, menunjukkan semakin sulit bagi orang yang menganggur untuk kembali bekerja.

Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls Maret AS yang diindikasikan menurun dan Tingkat Pengangguran Maret AS yang diindikasikan tetap.

Juga akan ada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang dijadwalkan untuk berbicara di Konferensi Society for Advancing Business Editing and Writing tentang prospek ekonomi.

Pasar memperkirakan peluang sebesar 28% untuk pemangkasan suku bunga -25 bp setelah pertemuan FOMC 6-7 Mei.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan bergerak lemah dengan kekhawatiran terjadinya perang dagang setelah pengumuman tarif timbal balik AS. Juga jika malam nanti data Non Farm Payrolls AS terealisir turun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 101,06-100,10. Namun jika naik, akan bergerrak dalam kisaran Resistance 103,17-104,32.