Harga CPO 3 Juni Melompat ke Tertinggi Sebulan Lebih Setelah India Pangkas Bea Masuk

583

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia melonjak ke kisaran tinggi sebulan lebih setelah libur awal pekan pada  akhir perdagangan hari Selasa (3/6/2025) di bursa berjangka Malaysia.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Juli 2025 melonjak  1,41% menjadi sekitar MYR3.946 setelah sempat melonjak ke posisi MYR3.986.

Lonjakan harga CPO  didorong oleh keputusan India untuk memangkas setengah bea masuk minyak nabati mentah menjadi 10%, yang mencakup minyak sawit, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari, dalam upaya untuk mengekang inflasi domestik dan mengamankan pasokan.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor minyak sawit Malaysia dan memperkuat permintaan.

Sementara itu, pengiriman Malaysia tumbuh antara 7,3% dan 11,6% selama 1–25 Mei, menurut data surveyor kargo.

Namun, harga terus berjuang untuk pulih dari posisi terendah tujuh bulan yang dicapai pada awal Mei, karena kekhawatiran terus berlanjut atas peningkatan produksi yang terkait dengan upaya penanaman kembali, cuaca yang baik, dan praktik petani kecil yang lebih baik.

Selain itu, persediaan April melonjak 19,4% dari Maret hingga mencapai level tertinggi enam bulan sebesar 1,87 juta ton.

Persediaan yang tinggi ini dapat membatasi kenaikan harga lebih lanjut kecuali permintaan yang lebih kuat atau intervensi kebijakan memberikan dukungan tambahan.