(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (7/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat, menambah gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini ini menguat tipis 0,04% atau 7 poin ke level Rp 16.695 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.702. Rupiah terpantau menguat di hari keduanya dari area 5 minggu terendah sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.702 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.707, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.695.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya, turun dari sekitar 15 minggu tertingginya oleh data tenaga kerja yang melambat di AS yang menambah sentimen the Fed akan menurunkan suku bunganya pada Desember.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,80, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,69.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi pertama menguat 23,780 poin (0,29%) ke level 8.360,838, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Kospi, mengikuti Wall Street yang tergelincir semalam dipicu merosotnya saham-saham AI.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.724 – Rp16.600.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



