(Vibiznews – Commodity) Harga emas antam merosot pada hari Jumat, 21 November 2025, mengikuti pelemahan harga emas dunia.
Harga beli emas antam hari ini Jumat, 21 November 2025, merosot Rp16.000 menjadi Rp2.348.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari ini Jumat, 21 November 2025, merosot Rp16.000 menjadi Rp2.209.000/gram.
Harga emas melemah pada hari Kamis setelah komentar hawkish dari beberapa anggota The Fed meredam ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut, memicu gelombang likuidasi jangka panjang logam mulia.
Harga emas spot ditutup turun 0,02% pada $4.077,13 per ons.
Harga emas berjangka AS ditutup turun 0,56% pada $4.060 per ons.
Selain itu, logam mulia mengalami carryover negatif dari hari Rabu, ketika Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) membatalkan publikasi laporan ketenagakerjaan bulan Oktober, yang menghapus data penting sebelum pertemuan FOMC bulan depan dan menurunkan peluang penurunan suku bunga The Fed.
Harga logam mulia awalnya bergerak naik pada hari Kamis setelah tingkat pengangguran AS bulan September secara tak terduga naik ke level tertinggi hampir 4 tahun dan klaim pengangguran berkelanjutan mingguan naik ke level tertinggi 4 tahun, menandakan melemahnya pasar tenaga kerja, yang merupakan sinyal dovish bagi kebijakan The Fed.
Logam mulia terus memiliki permintaan yang mendasari sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian tarif AS, risiko geopolitik, pembelian oleh bank sentral, dan tekanan politik terhadap independensi The Fed.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan mencermati pernyataan para pejabat Fed, yang jika memberikan dukungan untuk penghentian pemangkasan suku bunga Fed, akan menekan harga emas. Namun jika data Michigan Consumer Sentiment Final November AS terealisir menurun dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga emas. Harga emas berjangka diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.103-$4.145. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.023-$3.989.



