IHSG Selasa Ditutup Menguat 0,4% ke Level 8.686; Bursa Asia Berakhir di Zona Merah

147
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (16/12), terpantau menguat 36,807 poin (0,43%) ke level 8.686,469 setelah dibuka naik ke level 8.683,794.

IHSG bergerak di rentang konsolidasi dekat rekor sebelumnya, sedangkan bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah oleh aksi jual saham sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir melemah agak terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,14% atau 23 poin ke level Rp 16.688, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah melemah terbatas di sesi global sebelumnya, tertekan ke 2 bulan terendahnya di tengah pasar menantikan rilis sjumlah data ekonomi AS.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.665, serta terpantau terkoreksi di hari kedua ke level sekitar sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 34,132 poin (0,39%) ke level 8.683,794. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,310 poin (0,74%) ke level 859,180. Siang ini IHSG menguat tipis 1,777 poin (0,02%) ke level 8.651,439. Sementara LQ45 terlihat turun 0,24% atau 2,060 poin ke level 850,810.

IHSG kemudian bergerak naik di akhir sesi dan ditutup menguat 36,807 poin (0,43%) ke level 8.686,469. Sementara LQ45 terlihat naik 0,17% atau 1,470 poin ke level 854,340. Tercatat saat ini sebanyak 355 saham naik, 296 saham turun dan 146 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,54%, dan Hang Seng yang turun 1,56%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa di rentang konsolidasi dekat level rekor, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah oleh aksi jual saham sektor teknologi.

Berikutnya IHSG kemungkinan berpeluang bertahan di sekitar area rekor, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.749 dan 8.800. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 8,564 dan bila tembus ke level 8,361.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group