Rekomendasi Harga Emas 2 Januari 2026 : Harapkan Permintaan Safe Haven dan Pelemahan Dolar AS

53

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir menurun pada akhir tahun 2025 terpicu penguatan dolar AS.

Harga emas spot ditutup turun 0,31% pada $4.325,47 per ons.

Harga emas berjangka AS ditutup turun 1,03% pada $4.341 per ons.

Harga emas merosot pada hari Rabu di akhir tahun 2025, jatuh ke level terendah 2,5 minggu terbebani pemguatan dolar AS dan setelah CME mengumumkan akan menaikkan margin pada logam mulia untuk kedua kalinya minggu ini. Margin yang lebih tinggi memaksa para pedagang untuk menambah uang tunai agar posisi mereka tetap terbuka, yang mendorong beberapa pedagang untuk keluar dari posisi mereka, sehingga semakin menekan harga.

Kenaikan indeks dolar pada hari Rabu ke level tertinggi 1 minggu juga berdampak negatif terhadap harga logam mulia.

Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah yang lebih tinggi pada hari Rabu menekan harga logam mulia.

Logam mulia mendapat dukungan sebagai aset aman yang terkait dengan ketidakpastian atas tarif AS dan risiko geopolitik di Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela. Selain itu, harga logam mulia didukung oleh kekhawatiran bahwa The Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar pada tahun 2026 karena Presiden Trump bermaksud untuk menunjuk Ketua The Fed yang cenderung lunak.

Permintaan yang kuat dari bank sentral terhadap emas mendukung harga, menyusul berita baru-baru ini bahwa cadangan emas batangan yang disimpan di Bank Rakyat China (PBOC) meningkat sebesar +30.000 ons menjadi 74,1 juta ons troy pada bulan November, bulan ketiga belas berturut-turut PBOC meningkatkan cadangan emasnya. Selain itu, Dewan Emas Dunia baru-baru ini melaporkan bahwa bank sentral global membeli 220 MT emas pada kuartal ketiga, naik +28% dari kuartal kedua.

Di bidang geopolitik, AS baru-baru ini meningkatkan penegakan hukum terhadap perdagangan minyak Venezuela, sementara serangan Rusia-Ukraina yang kembali terjadi selama periode Tahun Baru menargetkan pelabuhan Laut Hitam dan infrastruktur energi utama.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik dengan meningkatnya permintaan safe haven. Juga jika dolar AS melemah, akan menguatkan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.373-$4.383. Namun jika turun akan bergerak dalam kisaran Support $4.345-$4.327.