Harga CPO 5 Januari Masih Tertekan di Terendah 2 Pekan, Sawit Acuan Indonesia Diturunkan

267
harga cpo sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit atau CPO acuan dunia masih tertekan di posisi terendah dalam 2 pekan pada penutupan perdagangan bursa komoditas Malaysia hari  Senin (5/1/2026) meski posisi ringgit masih lemah.

Harga minyak sawit yang banyak diperdagangkan yaitu kontrak berjangka bulan Januari 2026 turun 0,28% menjadi sekitar MYR3.943,  setelah awal sesi sempat berada di  posisi MYR3.962.

Harga sempat menguat awal sesi karena ringgit yang lebih lemah dan harga minyak kedelai Chicago yang lebih kuat, serta ekspektasi permintaan menguat menjelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan pada bulan Februari.

Namun, kenaikan terpangkas oleh kehati-hatian menjelang data pasokan Desember. Dimana produksi Malaysia turun 5,3% pada bulan November menjadi 1,94 juta ton, meningkatkan ketidakpastian atas produksi jangka pendek.

Selain itu sentimen juga dibebani laporan dari Indonesia yang menurunkan harga referensi minyak sawit mentah Januari menjadi USD 915,64 per ton dari USD 926,14.

Sementara itu dari sisi ekspor, surveyor kargo mencatat pengiriman minyak sawit Desember turun 5,2–5,8% dari November. Risiko geopolitik juga tetap ada karena para pedagang mempertimbangkan dampak tindakan militer AS di Venezuela.