Rekomendasi Harga Emas 7 Januari 2026 : Waspadai Profit Taking; Harapkan Pelemahan Dolar AS

186

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik pada hari Selasa terdukung peningkatan permintaan safe haven di tengah meningkatnya risiko geopolitik AS-Venezuela.

Harga emas spot ditutup naik 1,03% pada $4.494,87 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Februari 2026 ditutup naik 1% pada $4.496,1 per ons.

Ketegangan geopolitik AS-Veneuzuela terjadi setelah AS menangkap Presiden Venezuela Maduro, dan Presiden AS Trump mengatakan AS berencana untuk sementara “mengelola” Venezuela.

Dukungan bagi harga emas juga datang dari komentar dovish Gubernur Fed Stephen Miran yang menyatakan kebijakan Fed jelas restriktif dan ia memperkirakan lebih dari 100 basis poin pemotongan suku bunga Fed tahun ini.

Logam mulia terus mendapat dukungan di tengah permintaan sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian mengenai tarif AS dan risiko geopolitik di Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela. Selain itu, logam mulia didukung oleh kekhawatiran bahwa Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar pada tahun 2026 karena Presiden Trump bermaksud untuk menunjuk Ketua Fed yang dovish.

Malam nanti akan dirilis data ISM Services PMI Desember AS dan JOLT Job Openings November AS yang keduanya diindikasikan menurun.

Juga akan dirilis data ADP Employment Change Desember yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat turun dengan upaya profit taking setelah melonjak dalam 2 hari. Juga penguatan dolar AS dapat menekan harga emas. Jika malam nanti data ISM Services PMI Desember AS dan JOLT Job Openings November AS terealisir menurun dan menekan dolar AS, akan dapat menguatkan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.453-$4.411. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.523-$4.551.