Rekomendasi Harga Emas 8 Januari 2026 : Terbantu Permintaan Safe Haven; Cermati Pergerakan Dolar AS

171

(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir turun pada hari Rabu tertekan penguatan dolar AS yang memicu aksi profit taking.

Harga emas spot ditutup turun 0,86% pada $4.456,43 per ons.

Harga emas berjangka AS ditutup turun 0,75% pada $4.462,5 per ons.

Lihat : Harga Emas Antam Hari ini Kamis 8 Januari 2026, Turun Rp14.000

Logam mulia berakhir turun karena dolar AS yang lebih kuat memicu aksi ambil untung setelah reli parabolik baru-baru ini ke level tertinggi sepanjang masa.

Namun pelemahan harga emas terbatas dengan adanya penurunan imbal hasil obligasi global pada hari Rabu yang mendukung logam mulia.

Logam mulia terus mendapat dukungan di tengah permintaan sebagai aset aman di tengah risiko geopolitik di Ukraina, Timur Tengah, dan Venezuela.

Permintaan safe haven juga meningkat setelah AS menyita kapal tanker berbendera Rusia karena pelanggaran sanksi.

Selain itu, logam mulia didukung oleh kekhawatiran bahwa The Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar pada tahun 2026 karena Presiden Trump bermaksud untuk menunjuk Ketua The Fed yang pro-dovish.

Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claim minggu lalu AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan dirilis data neraca perdagangan Oktober AS yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat meningkat dengan adanya permintaan safe haven ketegangan geopolitik AS-Venezuela dan AS-Rusia. Juga jika malam nanti data Initial Jobless Claim minggu lalu AS terealisir meningkat dan data neraca perdagangan Oktober AS terealisir menurun, mengakibatkan menekan dolar AS, akan dapat menguatkan harga emas. Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.506-$4.548. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.427-$4.390.