Harga Minyak Dunia Mulai Stabil Kembali Setelah Harga WTI Melompat ke Atas $58

157
harga minyak mentah

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan dunia mulai stabil kembali setelah melompat tinggi ke kisaran $58 per barel untuk WTI pada akhir perdagangan komoditas sesi Amerika Jumat dinhari (9/1/2026).

Pasar minyak dunia pulih dari pelemahan dua hari berturut karena pasar menilai dampak  pasokan global jangka pendek terhadap keseimbangan fisik AS yang lebih kuat.

Hal ini terjadi setelah dilaporkan sebelumnya penurunan persediaan minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan. Dimana pasokan hanya  3,8 juta barel, yang mengimbangi ekspektasi peningkatan dan mengurangi kekhawatiran tentang pasokan global yang melimpah.

Ketidakpastian seputar aliran minyak Venezuela kembali muncul setelah pemerintah AS  menguraikan rencana untuk melakukan kontrol yang lebih besar atas penjualan minyak mentah dan meningkatkan penegakan sanksi dengan menyita kapal tanker yang terkait dengan Venezuela.

Meskipun komentar Presiden Trump tentang potensi transfer minyak mentah Venezuela ke AS memperkuat risiko pasokan jangka panjang, kendala pelaksanaan dan logistik membatasi tekanan penurunan.

Kenaikan harga ini dibatasi oleh peningkatan stok di Cushing dan peningkatan tajam pada bensin dan distilat, meskipun data tenaga kerja AS yang lebih lemah terus mendukung ekspektasi permintaan melalui prospek Fed yang lebih akomodatif.

Harga Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak bulan Februari 2026 sedang naik 0,47% menjadi $56,25 per barel.

Harga minyak mentah berjangka acuan jenis Brent naik 0,50% menjadi $60,24 per barel.

Secara teknikal, untuk pergerakan harga minyak WTI  selanjutnya diperkirakan  akan   bertemu kisaran  support di $55.80 – $53.60 dan kisaran resisten di $57.80 – $60.40.